Selasa, 27 November 2012

Peran Guru

Arti Pentingnya Peran Guru Bagi Muridnya

Peran guru sangatlah penting untuk membuat suasana kelas menjadi sangat menyenangkan atau sangat membosankan.....Ada guru yang selalu dinanti-nanti kehadirannya....ada guru yang selalu dihindari......ada guru yang membuat kangen....ada guru yang membuat stres.....
Sebuah pelajaran tak ubahnya seperti sebuah benda yang tak bergerak...dan tak bisa berarti apa-apa....Guru adalah ruh bagi mata pelajaran tersebut, jiwa yang membuat mata pelajaran itu hidup dan bisa berwarna...
Ketika seorang guru dapat memberikan ruh pada sebuah mata pelajaran, spirit itulah yang menular pada murid-muridnya.
Seorang guru atau pengajar haruslah smart. Seorang guru harus bisa mengolah emosi murid, sekaligus mampu menciptakan suasana kelas yang hidup.
Peran terpenting seorang guru adalah sanggup menghidupkan jiwa para muridnya, menghidupkan semangat muridnya, dan menyalakan pelita dalam diri muridnya.

CITA-CITA

Cita- Citaku 
 
Saya ingin menjalani hidup saya untuk sepenuhnya mutlak
Untuk membuka mata saya untuk menjadi semua yang saya bisa

Untuk memenuhi wajah yang tidak diketahui
Untuk merasakan angin
Untuk menyentuh bintang-bintang
Saya berjanji untuk menemukan diriku
Untuk berdiri tegak dengan kebesaran
Untuk memburu dan menangkap setiap mimpi
Hidup adalah suatu ADVENTURE

Selasa, 30 Oktober 2012

.

AYAH DAN IBU TERCINTA
Ayah dan Ibu mereka adalah 2 sosok orang yang sangat berharga dalam hidupku.Orang yang sangat aku sayangi sejak dulu ,sejak nyawa ini masuk dalm jiwa ini hingga akhir nanti selama lamanya.
Hanya mereka lah yang selalu mengerti aku.
Tak pernah kubayangkan hidupku tanpa ada ayah dan ibu yang selalu menemaniku. 
Terimakasih tuk semua yang telalah ayah dan ibu lakukan dalam hidupku.


AYAH
Ayahku adalah orang yang kuat ,hebat,dan selalu sayang denganku .Ayah tidak pernah lelah bekerja unutuk memenuhi kebutuhan keluarga .Apapun yang dilakukan Ayah semata mata untuk keluarga .
Seorang ayah takkan pernah mengungkapkan keinginannya selain,satu hal yang ayah inginkan dalam hidupnya , menjadi seorang ayah yang baik untuk kami semua ,.Berhasil mendidiikku dan kakak-Kakakku menjadi anak yang baik dan berbudi pekerti,sukses dan selalu berada disampingnya hinga nanti .Sewaktu aku kecil ,Ayah selalu menemaniku bermain,mengajariku sesuatu hal yang belum aku ketahui .Setiap pagi Ayahku selalu membangunkan aku tidur,dengan senyuman di wajahnya, agar aku siap menjalani hari ini dengan semangat .Ayahku memang mendidikku dengan keras.Itu semua dilakukan karena ayahku ingin aku menjadi mandiri,tidak manja.

IBU
Aku bangga terlahir dari rahim seorang wanita yang begitu menyayangiku . ibuku telah melahirkanku dengan taruhan nyawanya .Ibuku nadalah inspirasi dalam hidupku , aku ingin bisa menjadi seorang wanita seperti ibuku .Wanita yang kuat,tegar.mandiri dan hebat .
Hal terindah dalam hidupku adalah saat aku bisa menjadi kebanggaan ibuku ,dengan begitu ibu akan tersenyum bangga denganku .Dan hal yang membuat aku paling sedih,  yaitu ketika aku melihat kekecewaan dalaM
wajah ibu karena aku.

Selasa, 18 September 2012

ENERGI



Energi panas bumi




Energi panas Bumi adalah energi yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di dalam bumi. Energi panas Bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan Bumi. Energi ini telah dipergunakan untuk memanaskan (ruangan ketika musim dingin atau air) sejak peradaban Romawi, namun sekarang lebih populer untuk menghasilkan energi listrik. Sekitar 10 Giga Watt pembangkit listrik tenaga panas Bumi telah dipasang di seluruh dunia pada tahun 2007, dan menyumbang sekitar 0.3% total energi listrik dunia.

Energi panas Bumi cukup ekonomis dan ramah lingkungan, namun terbatas hanya pada dekat area perbatasan lapisan tektonik.
Pangeran Piero Ginori Conti mencoba generator panas Bumi pertama pada 4 July 1904 di area panas Bumi Larderello di Italia. Grup area sumber panas Bumi terbesar di dunia, disebut The Geyser, berada di Islandia, kutub utara. Pada tahun 2004, lima negara (El Salvador, Kenya, Filipina, Islandia, dan Kostarika) telah menggunakan panas Bumi untuk menghasilkan lebih dari 15% kebutuhan listriknya.
Energi panas Bumi adalah energi yang diekstraksi dari panas yang tersimpan di dalam Bumi. Energi panas Bumi ini berasal dari aktivitas tektonik di dalam Bumi yang terjadi sejak planet ini diciptakan. Panas ini juga berasal dari panas matahari yang diserap oleh permukaan Bumi. Energi ini telah dipergunakan untuk memanaskan (ruangan ketika musim dingin atau air) sejak peradaban Romawi, namun sekarang lebih populer untuk menghasilkan energi listrik. Sekitar 10 Giga Watt pembangkit listrik tenaga panas Bumi telah dipasang di seluruh dunia pada tahun 2007, dan menyumbang sekitar 0.3% total energi listrik dunia.
Energi panas Bumi cukup ekonomis dan ramah lingkungan, namun terbatas hanya pada dekat area perbatasan lapisan tektonik.
Pangeran Piero Ginori Conti mencoba generator panas Bumi pertama pada 4 July 1904 di area panas Bumi Larderello di Italia. Grup area sumber panas Bumi terbesar di dunia, disebut The Geyser, berada di Islandia, kutub utara. Pada tahun 2004, lima negara (El Salvador, Kenya, Filipina, Islandia, dan Kostarika) telah menggunakan panas Bumi untuk menghasilkan lebih dari 15% kebutuhan listriknya. [sunting] Energi listrik
Pembangkit listrik tenaga panas Bumi hanya dapat dibangun di sekitar lempeng tektonik di mana temperatur tinggi dari sumber panas Bumi tersedia di dekat permukaan. Pengembangan dan penyempurnaan dalam teknologi pengeboran dan ekstraksi telah memperluas jangkauan pembangunan pembangkit listrik tenaga panas Bumi dari lempeng tektonik terdekat. Efisiensi termal dari pembangkit listrik tenaga panas Bumi cenderung rendah karena fluida panas Bumi berada pada temperatur yang lebih rendah dibandingkan dengan uap atau air mendidih. Berdasarkan hukum termodinamika, rendahnya temperatur membatasi efisiensi dari mesin kalor dalam mengambil energi selama menghasilkan listrik. Sisa panas terbuang, kecuali jika bisa dimanfaatkan secara lokal dan langsung, misalnya untuk pemanas ruangan. Efisiensi sistem tidak memengaruhi biaya operasional seperti pembangkit listrik tenaga bahan bakar fosil.


Selasa, 04 September 2012

PRABU basudewa

PRABU BASUDEWA

Prabu Basudewa
Prabu Basudewa
Prabu Basudewa seorang raja di Madura, putra Prabu Kuntiboja. Sebelum Prabu bertahta jadi raja di Madura ia berpermaisuri seorang puteri pendeta Begawan Kawita, bernama Dewi Maerah. Perkawinan ini mendatangkan bahagia, hingga jadi raja. Akan tetapi permaisuri itu juga menjadi sebab kerusakan kerajaan Madura, yaitu ketika negeri Madura kedatangan musuh seorang raja raksasa Prabu Gorawangsa. Gorawangsa dapat menyamarkan diri menjadi Prabu Basudewa dan dapat bergaul dengan Dewi Maerah hingga Dewi Maerah mengandung dan melahirkan Raden Kangsa.
Raden Kangsa inilah yang merusak negeri Madura, hingga putera putera Prabu Basudewa. sendiri terlantar: Tetapi sesudah Kangsa mati, kembali keamanan negeri Madura.
Prabu Basudewa bersaudara seorang putri bernama Dewi Kuntinalibrata, yaitu ibu Pandawa: Yudistira, Wrekudara dan Arjuna.

BENTUK WAYANG

Prabu Basudewa bermata kedondongan, hidung dan muka serba lengkap, berkumis dan berjanggut. Bermahkota, berjamang tiga susun dengan garuda membelakang, berpraba. Bergelang, berpontoh dan berkeroncong. Kain bokongan raton.

Rabu, 29 Agustus 2012

IBU FATMAWATI


RIWAYAT HIDUP SINGKAT DAN PERJUANGAN
IBU FATMAWATI



I. Lahirnya Seorang Pejuang Wanita Sejati
Orang boleh beranggapan, bahwa Bengkulu masih tergolong wilayah periferal (wilayah pinggiran) yang dianggap jauh dari arus aktivitas kehidupan baik politik, ekonomi, maupun sosial budaya. Akan tetapi sejarah telah membutktikan, bahwa di Bengkulu inilah telah banyak melahirkan tokoh-tokoh patriotik yang mampu mengukir namanya di panggung sejarah Nasional. Dan di Bengkulu inilah telah dilahirkan seorang anak perempuan yang ternyata dikelak kemudian hari menjadi seorang ibu negara (first lady) Republik Indonesia, dan terlibat langsung dalam sejarah perjuangan mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

II. Masa Remaja
Pada umumnya, kehidupan keluarga sangat berpengaruh terhadap masa kecil seseorang. Demikian juga Fatmawati1. Sosialisai dan Jati-diri yang Matang Di tengah merebaknya gelombang pergerakan rakyat Indonesia yang telah dibikin sadar karena ulah kaum kolonialis, telah lahir seorang anak perempuan pada tanggal 5 Februari 1923 di Bengkulu, yang diberi nama Fatmawati, yang berarti : Bungai Teratai. Ayahnya bernama Hassan Din, seorang aktivis terkemuka organisasi Muhammadiyah di Bengkulu pada zaman itu.
Bibit jati diri dengan prinsip yang teguh dan kokoh, disertai semangat kemandirian yang kuat telah tersemai dalam masa remaja seorang Fatmawati.
1. Prinsip Anti Poligami
Antara masa sekolah dan masa perjuangan seringkali begitu akrab bergumul dalam entitas waktu. Oleh karenanya, tidaklah menyurutkan semangat bagi seorang Fatmawati ketika harus berpindah-pindah dari tempat yang satu ke tempat yang lain, dari rumah yang satu ke rumah yang lain, dari satu sekolah ke sekolah yang lain, mengikuti gerak langkah perjuangan ayahnya selaku pucuk pimpinan perserikatan Muhammadiyah di Bengkulu. Sebaliknya, pengalaman-pengalaman tersebut justru semakin menempa mentalitas kejuangannya. Terlebih setelah mengenal Bung Karno sebagai gurunya (yang kemudian menjadi kekasihnya), Fatmawati yang baru menginjak usia 15 tahun, telah mampu diajak dalam perbincangan dan diskusi mengenai filsafat Islam, hukum-hukum Islam, termasuk masalah gender dalam pandangan hukum Islam. Bahkan Bung Karno sendiri sebagai gurunya telah mengakui kecerdasan Fatmawati (Cindy Adams, 1966: 185-198). Karena jiwa, semangat, dan ketajaman berpikir terhadap ajaran agama Islam yang telah menempanya, serta ketajaman menyikapi fenomena sosio-kulturalnya, beliau mampu mengoperasionalisasikan fungsi rasionalitasnya sebagai pengendali dari unsur-unsur emosi yang selalu merangsang dalam setiap detik kehidupan manusia. Maka, ketika Bung Karno menyatakan keinginannya untuk memperistri beliau, meskipun secara emosional beliau juga terpikat kuat oleh Bung Karno, tetapi beliau tidaklah mudah untuk menerimanya begitu saja. Penolakan tersebut, di samping alasan-alasan yang mendasar, juga rasa emphaty terhadap sesama kaum feminis. Dan disinilah seorang Fatmawati telah matang jiwanya, meneguhkan prinsipnya untuk menolak sebuah tradisi yang bernama poligami, yang dianggap sangat tidak menguntungkan bagi kedudukan dan peranan wanita dalam kehidupan sosialnya. Bahkan kalau boleh dibilang, sebelum lahirnya Undang-Undang Perkawinan maupun Peraturan Pemerintah Republik Indonesia khususnya, bagi pegawai negeri, seorang Fatmawati telah mendahului masanya dengan tekad, sikap, dan prinsip anti poligami. Oleh karenanya, sudah sangat patutlah bagi generasi muda sekarang, khususnya kaum wanita, untuk mensyukuri, menghormati, serta meneladani, nilai-nilai perjuangan Ibu Fatmawati terutama terhadap harkat dan maratabat kaum wanita Indonesia.



2. Ibu Fatmawati dan Sang Saka Merah Putih
Perjuangan bangsa Indonesia pada akhirnya telah mencapai titik kulminasi, yaitu dengan diproklamirkannya kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 di Pegangsaan Timur, 56 Jakarta, oleh Soekarno - Hatta atas nama bangsa Indonesia. Dan bendera Merah Putih pun segera berkibar sebagai wujud simbolis terhadap kebebasan bangsa Indonesia dalam menentukan nasibnya sendiri.
Lalu, siapakah di antara sekian ratus bahkan sekian ribu tokoh pejuang bangsa Indonesia yang telah memikirkan tentang arti sebuah bendera bagi sebuah kemerdekaan bangsa ? Dan kenyataannya selama ini belum pernah ada klaim dari salah seorang pejuang yang mengaku telah mempersiapkan sebuah bendera untuk Kemerdekaan Indonesia, kecuali Ibu Fatmawati. Untuk lebih jelasnya, berikut petikan dari karya tulisan beliau yang berjudul: Catatan Kecil Bersama Bung Karno (Fatmawati, 1978: 86):
Ketika akan melangkahkan kakiku keluar dari pintu terdengarlah teriakan bahwa bendera belum ada, kemudian aku berbalik mengambil bendera yang aku buat tatkala Guntur masih dalam kandungan, satu setengah tahun yang lalu. Bendera itu aku berikan pada salah seorang yang hadir di tempat di depan kamar tidurku.

Atas dasar petikan tersebut di atas, cukuplah jelas, bahwa buah refleksi pemikiran perjuangan Ibu Fatmawati ternyata telah mampu melampaui batas-batas pemikiran para pejuang bangsa pada umumnya. Karena Ibu Fatmawati telah menyiapkan bendera Merah Putih selama satu setengah tahun yang lalu. Dan di sinilah sebuah fakta telah berbicara, bahwa Ibu Fatmawati tidak sekedar berperan sebagai penjahit sebuah bendera pusaka, sebagaimana yang hanya dipahami oleh para generasi masa sekarang. Akan tetapi jiwa dan semangat juang yang telah diperankan beliau terasa sangat jauh dan sangat mendalam. Maka sungguhlah amat sulit untuk mengukur secara konkrit betapa besarnya jiwa kepahlawanan yang telah beliau sumbangkan kepada Nusa dan Bangsa Indonesia.